Archive for the Category » Say No To Sexual Harrasment At Work «

Say No To Sexual Harrasment At Work

Banyak perusahaan yang kurang memperhatikan masalah sexual harrasment di tempat kerja. Apalagi pelakunya itu si  big boss. So, karyawanlah yang musti pandai-pandai membawa diri dalam pergaulan di kantor.

Sexual harrasment dapat terjadi pada wanita atau pria. Sexual harrasment bisa saja dilakukan oleh bawahan langsung, pekerja lain yang posisinya lebih rendah, big boss, klien atau peers (rekan sejajar).

Sexual harrasment bisa saja berupa tatapan nakal, kata2 rayuan, canda jorok, menggoda secara visual bahkan sentuhan fisik. Sexual harrasment biasanya terjadi karena memang si pelaku jatuh cinta atau sekedar iseng belaka. Yang paling ga asik jika hal ini dikaitkan dengan pekerjaan sehingga korban merasa “terjebak” dan kadang justru memilih diam. Bahkan tidak jarang kadang korban memilih resign, nah kalau sudah begini perusahaan juga yang rugi jika ternyata si korban justru adalah karyawan andalan.

Jika hal itu terjadi pada kita pastikan kita tidak membalas sinyal-sinyal itu secara iseng dan diasumsikan mau sama mau. Janganlah memulai main api dikantor dengan berpacaran dengan pasangan orang lain dan berdampak serius terhadap karir kita.

Big boss yang sudah terlatih menjerat “korban” akan membungkusnya dengan skenario jatuh cinta, maka berhati-hatilah menanggapinya. Tetap tenang, tetap berkarya dan tampil dengan sopan. Jika memungkinkan jadikan si dia teman namun edukasi dia bahwa kamu bukan pribadi sembarangan. Jangan beri kesempatan sekalipun untuk berduaan walaupun itu di ruang rapat apalagi di ruang kerja dia pribadi. Yakinlah itu semua semu dan jebakan semata. Jika itu dilakukan oleh orang yang sok kuasa, itu hanya ungkapan superioritas dia semata.

Mayoritas hubungan percintaan teman sekerja yang tidak normal berakhir tragis dan ga enak lho. So jauhilah, waspada karena awalnya berupa sexual harrasment. Jika hal itu terjadi dengan kita dan sulit dihindari apalagi dilawan, maka kamu bisa membawa case ini ke atasan atau HRD. Atasan atau HRD bisa menjadi penengah asal ada bukti atau saksi. Karena jika tidak kamu bisa dianggap memfitnah donk.

Kalau semua jalan sudah dilakukan, ya mungkin alternatif terakhir ya terpaksa kita mengundurkan diri sajalah.

css.php