Archive for the Category » Supplier – The Real Partner «

Supplier – The Real Partner

Supplier/distributor adalah mitra kerja yang  sangat penting dalam mata rantai bisnis kita untuk mencapai kepuasan pelanggan utama. Semua usaha pasti membutuhkan supplier, tidak mungkin perusahaan kita mampu menyediakan sendiri semua dari A sampai Z, semua terhubung dalam mata rantai supply yang saling terkait dan tidak terputus.

Buatlah daftar poin2 penting dalam melakukan pemilihan supplier. Minimal bandingkan 3  supplier & nilai mereka dari daftar tersebut untuk mendapatkan mitra terbaik. Luangkan waktu yang cukup untuk memilih supplier. Terburu buru dalam memilih berakibat kualitas jasanya rendah & ujung2nya membuat klien kecewa. Analisa semua resiko seperti kemampuan delivery, profesionalisme, kepatuhan pajak, ijin/akte usaha, akses/response, HSE, dan lain-lain. Misalnya kita memiliki standard pengiriman ke klien 5 hari kerja, tentu kita harus cari supplier yang mampu memasok bahan baku maksimum 3 hari kerja.

Jika supplier kita kurang profesional, suka main sogok anak buah kita akhirnya kita yang akan rugi karena kualitas jasa/produk mereka mungkin menurun. Supplier harus patuh pajak, terutama ketika usaha kita sudah besar. Ingat, pembelian barang tanpa PPN sama saja kita harus membayarkan PPN tsb ke negara. Kita perlu meminta salinan Ijin/akte usaha nya untuk mengetahui siapa pemiliknya dan apa jenis usahanya CV /PT, sehingga terpaksa ada legal action yang harus dilakukan maka jelas siapa yang akan dituntut.
Pilihlah juga supplier yang mudah dihubungi dan responsif terhadap permintaan kita, karena ini akan mempengaruhi response kita terhadap klien. Kadang faktor HSE (Health, Safety and Environment) perlu kita pertimbangkan ketika usaha kita sudah besar dan sudah memiliki sertifikasi/standarisasi internasional. Ketidakmampuan mitra kerja/suppplier dalam memenuhi standar jasa kadang berakibat fatal kepada bisnis kita seperti kehilangan pelanggan. Ketidakmampuan distributor dalam memberikan tingkat pelayanan setara dengan standard usaha kita juga dapat merusak branding yang sudah kita bangun. Distributor yang derap langkahnya tidak seirama dengan kita malah akan menimbulkan biaya tinggi dan mengurangi keuntungan kita.

Dilain pihak, supplier banyak memberikan keuntungan kepada kita ketika memberikan keleluasan untuk bayar tempo yang mundur. Seakan-akan kita dapat pinjaman tanpa agunan jika misalnya diberikan keringanan untuk bisa bayar mundur sampai 1-2 bulan. Dalam situasi dimana supplier sangat berkualitas, profesional, responsif dan bersedia dibayarkan mundur maka ” supplier is our real customer”. Hubungan baik dengan supplier harus dibina terutama untuk pasokan bahan baku yang langka. Juga jangan melupakan hutang budi dia kepada kita, ingat waktu zaman susah kita dapat pinjam barang dari dia. Sekarang kita sukses, ya setialah dengan mereka. Beda harga sedikit, agak lebih mahal namun pelayanan sangat baik dan tingkat kepercayaan kita sudah tinggi dgn 1 supplier, pertahankanlah.

Namun kadangkala kita harus melakukan review setiap 1-2 tahun untuk menjaga stabilitas biaya pasokan, adakan pemilihan ulang secara berkala. Sehingga supplier yang ingin bekerja sama dengan kita akan bersaing secara sehat dan akan berusaha meningkatkan produk/jasanya. Dengan melakukan pemilihan/tender sederhana, maka kita juga akan dapatkan harga yang terbaik di pasaran. Siapkan kebih dari 1 supplier untuk supply produk/jasa dan lokasikan cadangan supplier dalam daftar tunggu, sehingga jika 1 supplier bermasalah dan macet supply nya kepada kira maka kita memiliki back up plannya.

css.php